QS. AL 'ASHR : Penyelamat Manusia yang Lalai

Manusia sebagai makhluk ciptaan Allah SWT diberikan kelebihan dari makhluk-makhluk yang lain yaitu memiliki akal dan nafsu, sedangkan makhluk lain ada yang hanya memiliki nafsu. Namun satu yang harus dipahami bahwa dengan kelebihan manusia dibanding makhluk yang lain memberikan tanggung jawab yang besar bagi manusia untuk menjadi khalifah di muka bumi, mengelola dan memanfaatkan apa-apa yang ada di muka bumi untuk mendukung dalam beribadah kepada Allah SWT.

Demi masa (waktu), sejatinya manusia sebagaimana telah di jelaskan dalam QS. Al-'Ashr adalah makhluk yang merugi terutama manusia yang lalai dari beribadah kepada Allah SWT, apalagi yang apabila dalam aktivitas kesehariannya tidak berorientasi ibadah. Namun berbeda dengan orang-orang yang beruntung yaitu orang-orang yang beriman, dan mengerjakan amal sholeh serta saling menasehati dalam hal kebenaran dan kesabaran. 

Surat Al 'Ashr terdiri atas 3 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Alam Nasyrah. Dinamai Al 'Ashr (masa) diambil dari perkataan Al 'Ashr yang terdapat pada ayat pertama surat ini.


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

وَالْعَصْرِ
Demi masa

إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ
Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,

إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran